Gaslighting dalam keluarga

Kalian pernah denger istilah gaslighting? Atau malah belum pernah? Istilah gaslighting ini memang belum terlalu familiar di telinga kita. Tapi tau gak, secara gak sadar kita ini sering ngerasain di "GASLIGHT" oleh orang sekitar kita

Sebenarnya gaslighting itu apa si?

Gaslighting adalah Bentuk manipulasi emosional dan psikologi yang membuat korban meragukan dan mempertanyakan persepsi mereka pada dunia nyata. Seperti pikiran, perasaan, ingatan, dan peristiwa yang ia alami dan rasakan. Gaslighting ini biasa nya terjadi pada hubungan yang toxic dan kurang sehat

Selain terjadi dalam hubungan percintaan dan pertemanan. Gaslighting sering terjadi pada  hubungan keluarga juga loh.

Hah? Gaslighting sama keluarga? Bukan nya keluarga itu tempat orang yang paling deket dan sayang sama kita?

Yap. Secara harfiah Keluarga adalah unit terkecil dari masyarakat yang terdiri atas kepala keluarga dan beberapa orang yang terkumpul serta selalu menerima kekurangan dan kelebihan orang yang ada di dalam keluarga

Keluarga itu tempat menerima kekurangan dan saling support. Tapi kembali lagi ke hakikat manusia. Keluarga juga manusia, orang tua juga manusia. Manusia selalu melakukan kesalahan.

Tapi kadang kesalahan orang tua dapat menyebabkan sakit mental pada anak. Contoh kesalahan orang tua yang paling fatal adalah memanipulasi perasaan anak sehingga anak merasa tidak wajar dalam merasakan suatu perasaan. Bisa dibilang ngerasa berlebihan dalam menanggapi sesuatu.

Pelaku gaslighting atau yang disebut gaslighter biasa nya adalah orang narsistik dan suka mendominasi.

Gaslighting ini bener bener berbahaya loh. Karena bisa membuat si korban meragukan "kelayakan" diri nya atau insecure yang parah. Si korban juga mulai mempertanyaan jati diri nya dan tujuan hidup nya. 

Kalo separah ini kenapa orang tua melakukan gaslighting pada kita? 

Alasan nya jelas, Agar orang tua mendapatkan apa yang mereka inginkan tanpa harus meminta atau mengkomunikasikannya kepada anak secara langsung. Pelaku gaslighting jelas memiliki permasalahan atau rasa enggan karena ego berlebih hingga ia memilih menggunakan strategi demikian ketimbang mengkomunikasikannya secara langsung dengan korbannya

Tanda tanda orang tua gaslighting kita apa?

Sebenarnya tanda tanda nya sering kita rasain, tapi karena sifat gaslight ini tersirat jadi nya kita gak pernah sadar. Tanda tanda nya yaitu :

1. Mereka suka memaksa dan melarang kita

Sebagai seoarang anak, wajar orang tua suka menentukan sesuatu dan melarang anak nya. Alasannya ya orang tua tau yang terbaik untuk kita. Tapi fakta nya gak semua itu benar

Kadang orang tua gak mau tau apa kesukaan dan apa yang di mau anak. Mereka ya cukup tutup telinga aja dan bilang "kamu masih kecil, belum tau apa apa. Nanti kalo udah gede pasti juga paham." Nyata nya kita ini sebagai remaja udah tau 100% apa yang kita mau. Kita juga udah tau apa cita cita kita dan apa ambisi kita

Sifat mengekang ini sebenarnya biasa aja. Tapi bisa berubah toxic jika sampai dewasa orang tua masih mengekang hidup kita

2. Orang tua gak mau denger keluh kesah kita

Pernah gak cerita keluh kesah kamu sama orang tua tapi malah ditanggapin dengan sepele? Semua orang kayak nya pernah ya digituin

Orang tua kerap kali berfikir masalah yang kita hadapi itu sepele dan merupakan hal yang wajar dilalui seorang remaja. Tapi sebenernya orang tua gak tau se depresi apa kita. Yang kita butuh cuma tempat cerita, dan ya mereka gak mau denger

Mereka gak tau apa yang udah kita lalui. Mungkin habis berantem sama sahabat, dapet nilai jelek dipelajaran, dan lain lain. Kebanyakan orang tua selalu bilang "udah lupain aja. Kamu udah gede. Jadi dewasa." Bukannya bikin kita ngerasa lebih baik, ucapan itu malah bikin kita ngerasa lemah

3. Suka mengungkit kesalahan masa lalu untuk menyalahkan kita

Orang tua yang suka meng gaslight anak nya sering kali memanipulasi perasaan anak dengan mengungkit kesalahan masa lalu. Sehingga anak mempertanyaan kebenaran diri nya dan merasa yang paling bersalah

Tindakan ini kadang membuat kita terlihat seperti troublemaker / pembuat masalah.

Ketika orang tua tau mereka salah, mereka bakal mulai memanipulasi ingatan masa lalu kita untuk memutar balikan fakta. Ego orang tua tinggi guys. Jadi ya mereka cari cara agar selalu benar di hadapan kita

4. Selalu berkata kita terlalu berlebihan dalam menanggapi sesuatu

Sebagai seorang remaja pasti kita sering banget kan mengalami masalah. Kita sering nangis, ngunci diri dikamar, dan hilang napsu makan. 

Dan saat kita mau cerita. Orang tau pasti bilang "gak usah berlebihan gitu ah. Waktu jaman nya mama dulu, mama bisa laluin semua nya tuh." Dan kadang yang mereka bilang bisa membuat kita merasa diri kita ini terlalu over reacting seperti yang mereka pikirkan

5. Membandingkan kita dengan anak lain

Membandingkan anak sendiri juga salah satu tanda tanda gaslighting loh. Karena dengan membandingkan anak, dapat membuat kita merasa insecure dan berpikir kurang bekerja keras dalam menggapai sesuatu.

Ini salah satu bentuk manipulasi yang sering terjadi, Dimana kita ngerasa selalu kurang dan beranggapan bahwa kita jauh dari kata kata layak

6. Gak pernah memberi apresiasi kepada kita

Banyak orang tau yang selalu bilang "Nilai kamu kurang memuaskan, belajar lagi ya." Pas udah belajar yang rajin terus dapet peringkat. Malah bilang gini

"kamu masa peringkat 10, tingkatin dong." Dan pas udah peringkat 1 Orang tua malah bilang gini lagi "bagus, pertahankan ya."

Dimana apresiasi untuk kita? Dimana ucapan 'SELAMAT YA NAK.' Gak ada, itu bikin kita ngedown dan merasa kurang bisa memuaskan orang tua 

7. Orang tua yang gak pernah denger kata kata anak nya

Beberapa orang tau suka menutup telinga terhadap masukan anak. Mereka berfikir "masih kecil. Gak tau urusan orang dewasa."

Padahal walau kita masih remaja, kita ini tau loh yang bener dan yang salah. Tujuan kita memberi saran ya untuk kemajuan orang tau kita sendiri.

Kalo ternyata orang tua ku suka gaslighting, terus sekarang aku sakit mental gimana?

Gaslighting sering meninggalkan luka pada kesehatan dan kesejahteraan mental anak. Oleh sebab itu, penting untuk terus berupaya belajar mempercayai diri sendiri.

Mulai memandang dirimu dari sudut orang luar. Bukan dari sudut pandang dirimu atau orang tua kamu

Bicarakan masalah kesehatan mental kamu kepada orang tua dan jelaskan apa yang telah orang tua kamu lakukan

Kalo sakit mental akibat gaslighting sudah parah. Bawa ke dokter psikologi untuk penanganan dan selesai kan dengan keluarga atas apa yang terjadi

0 Komentar